TANGERANG — Tim pengabdian kepada masyarakat Program EQUITY Community Development yang diketuai oleh Dr. Novi Andri Nurcahyono, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Media dan Sarana Pembelajaran Inklusif Adaptif Berbasis Sumber Daya Lokal dan Teknologi Sederhana pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di SDIT Laa Tahzan Citra, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan
yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian
Keuangan Republik Indonesia ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri
dari guru dan tenaga kependidikan. Para peserta mendapatkan pembekalan intensif
dalam merancang media dan sarana pembelajaran yang adaptif, inklusif, serta
dapat dikembangkan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan
sekitar.
Sebagai
narasumber utama, hadir Mohd Yusof Zulkefli, Dosen dari Universitas
Teknologi MARA Malaysia (UiTM), yang membawakan materi tentang pendekatan
pembelajaran inklusif berbasis teknologi sederhana dan sumber daya lokal.
Kehadiran pakar internasional ini menegaskan komitmen program dalam membangun
kolaborasi lintas negara demi peningkatan kualitas pendidikan yang merata dan
berkeadilan.
Novi Andri
Nurcahyono selaku Ketua Tim menegaskan bahwa program ini bukan sekadar
pelatihan teknis, melainkan bagian dari gerakan transformasi pendidikan yang
berpihak pada keberagaman peserta didik. "Guru-guru di sini memiliki
semangat luar biasa. Kami ingin mereka pulang dengan tidak hanya ilmu baru,
tetapi juga keyakinan bahwa media pembelajaran berkualitas bisa diciptakan dari
apa yang ada di sekitar mereka," ujarnya.
Pelatihan
ini membawa dampak nyata bagi para peserta. Guru dan tenaga kependidikan SDIT
Laa Tahzan Citra kini memiliki kapasitas baru dalam merancang media
pembelajaran yang ramah bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak
berkebutuhan khusus. Mereka juga semakin percaya diri dalam mengimplementasikan
pendekatan inklusif adaptif di kelas sehari-hari, mengurangi ketergantungan
pada alat bantu komersial yang mahal, dan mampu mendayagunakan potensi lokal
secara kreatif dan mandiri.
Program
EQUITY Community Development selaras dengan empat Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 4
(Quality Education) melalui peningkatan mutu dan akses pendidikan inklusif,
SDG 5 (Gender Equality) dengan memastikan perempuan — baik guru maupun
siswi — mendapat akses pendidikan setara, SDG 10 (Reduced Inequalities)
dalam menjawab kesenjangan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus,
serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang terwujud melalui
kolaborasi strategis UNJ dengan UiTM Malaysia.
Kegiatan ini menjadi bukti
nyata peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang tidak hanya
menghasilkan riset, tetapi juga hadir langsung memberdayakan masyarakat. Dengan
dukungan LPDP, program EQUITY diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih
banyak sekolah, khususnya di daerah-daerah yang selama ini belum mendapatkan
perhatian optimal dalam pengembangan pendidikan inklusif.



0 Komentar