Potensi Hydrogen Hubs di Norwegia Utara: Kombinasi Energi Terbarukan dan Investasi Infrastruktur


 

NORWEGIA — Dalam upaya mempercepat transisi energi hijau dan mengurangi emisi CO2, penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Applied Energy menyoroti pengembangan pusat energi hidrogen (hydrogen hubs) di Norwegia Utara. Penelitian ini, yang dilakukan oleh Erik Svendsmark dan tim dari Norwegian University of Science and Technology serta SINTEF Energy Research, menunjukkan bagaimana produksi hidrogen dapat menjadi solusi untuk memanfaatkan surplus energi terbarukan di wilayah tersebut.

Norwegia Utara, dengan kekayaan sumber daya angin dan ketersediaan gas alam dari Laut Barents, berpotensi menjadi pusat ekspor hidrogen biru dan hijau. Namun, jarak yang jauh ke pasar internasional dan kurangnya infrastruktur energi masih menjadi tantangan. Penelitian ini memodelkan berbagai skenario ekonomi untuk melihat kelayakan ekspor hidrogen dan menunjukkan bahwa ekspor hidrogen global dapat menjadi menguntungkan dengan harga di atas 90 €/MWh, dengan hidrogen biru lebih murah dibandingkan hidrogen hijau.

"Investasi dalam infrastruktur energi, termasuk teknologi hidrogen dan pengembangan kapasitas pembangkit listrik dari angin, sangat penting untuk mendorong produksi dan ekspor hidrogen dari wilayah Arktik ini," kata Erik Svendsmark, salah satu penulis utama.

Hasil studi menunjukkan bahwa Norwegia Utara memiliki potensi besar untuk mengekspor hidrogen cair dan amonia ke pasar global, sementara ekspor ke Swedia bisa menguntungkan dengan harga di atas 60 €/MWh, dengan menggunakan pipa gas. Selain itu, ekspansi kapasitas pembangkit listrik dari angin menjadi faktor kunci yang menentukan strategi ekspor hidrogen.

Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya investasi infrastruktur dan harga hidrogen dalam pengembangan pusat-pusat hidrogen masa depan, terutama di kawasan Arktik yang kaya sumber daya energi terbarukan.

Posting Komentar

0 Komentar