GARUT, Jawa Barat — Sebuah lompatan besar dalam pendidikan fisika sedang terjadi di SMA Ciledug Al Musaddadiyah, di mana robotika dan eksperimen sains menjadi alat utama dalam transformasi metode pengajaran tradisional. Dengan dukungan dari tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut, guru-guru di sekolah ini kini dilengkapi dengan modul robotik sederhana dan eksperimen interaktif yang dirancang untuk membangkitkan minat serta pemahaman siswa tentang konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Program ini, yang dilaksanakan pada 13 Februari 2024, menawarkan pelatihan eksperimen robotik yang memungkinkan guru untuk mempraktikkan dan kemudian mengimplementasikan sesi belajar yang lebih dinamis dan menarik. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengintegrasikan teknologi pembelajaran inovatif yang dapat memotivasi siswa untuk lebih mendalami ilmu fisika dan teknologi.
Menurut Siti Nurdianti Muhajir, M.Pd., Ketua Pelaksana program pengabdian kepada masyarakat dan dosen di Universitas Garut, "Kami melihat pentingnya mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Dengan robotika, kami tidak hanya mengajarkan teori tetapi juga aplikasi nyata yang dapat memicu inovasi dan kreativitas siswa."
Program ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada guru untuk meningkatkan keterampilan pengajaran mereka tetapi juga memfasilitasi siswa dalam memahami dan menerapkan konsep fisika dalam kehidupan nyata melalui pembelajaran berbasis proyek. Dari pelatihan ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan keterampilan penting seperti pemecahan masalah, pemikiran kritis, dan kolaborasi, yang semua sangat penting dalam pendidikan abad ke-21.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa ingin tahu dan gairah belajar di kalangan siswa, sehingga mereka tidak hanya sebagai penerima informasi tetapi menjadi pencipta pengetahuan," tambah ketua pelaksana.
Kegiatan ini juga menghasilkan beberapa output akademis, termasuk artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, menunjukkan keterkaitan praktis antara teori pengajaran dan aplikasinya dalam dunia nyata. Dengan pendekatan ini, SMA Ciledug Al Musaddadiyah berharap dapat menjadi model untuk sekolah-sekolah lain dalam menerapkan pembelajaran yang inovatif dan interaktif.
0 Komentar